📖 Versi AlkitabSitus ini mengutip Alkitab Terjemahan Baru (TB). Pilih versi Alkitab bahasa Indonesia lainnya untuk membaca ayat yang sama secara online.
Bantuan terjemahan

Iman bukanlah istilah gereja yang rumit.

Apa Itu Iman?

Iman tidak dapat dipaksakan. Dalam gambaran anak yang berdiri dalam gelap, suara yang dipercaya dapat berkata, “Lompat. Aku akan menangkapmu,” tetapi anak itu tetap memilih apakah ia mau melompat. Begitu pula, Yesus mengundang Anda untuk memercayai-Nya. Ia tidak memaksa Anda. Iman adalah memilih untuk menaruh kepercayaan Anda kepada-Nya, bahkan ketika Anda tidak dapat melihat semua yang ada di depan.

Iman adalah memercayai Yesus bahkan ketika Anda tidak dapat melihat apa yang akan terjadi.

Gambaran Sederhana tentang Iman

Bayangkan seorang anak kecil berdiri di puncak tangga dalam gelap. Anak itu tidak dapat melihat apa yang ada di bawah.

Lalu anak itu mendengar suara yang dikenalnya, suara seseorang yang ia kenal, kasihi, dan percayai, berkata, “Lompat. Aku di sini. Aku akan menangkapmu.”

Anak itu tidak dapat melihat lengan orang itu. Ia tidak dapat melihat tepatnya di mana ia akan mendarat. Tetapi ia mengenali suara itu. Ia tahu orang ini mengasihinya. Ia tahu orang ini pernah terbukti dapat dipercaya. Dan ia percaya pada janjinya: “Aku akan menangkapmu.”

Maka anak itu melompat.

Itulah gambaran sederhana tentang iman.

Iman kepada Yesus adalah Memercayai Dia yang Membuat Janji

Memiliki iman kepada Yesus tidak berarti Anda mengerti segalanya. Tidak berarti Anda tidak akan pernah takut. Tidak berarti Anda tidak akan pernah punya pertanyaan atau selalu tahu apa yang akan terjadi berikutnya.

Iman berarti memercayai Yesus cukup untuk menyerahkan diri Anda ke dalam tangan-Nya, bahkan ketika Anda tidak dapat melihat lengan-Nya yang menunggu untuk menangkap Anda.

“Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.” — Ibrani 11:1 (TB)

Mungkin Anda tidak dapat melihat Yesus berdiri di hadapan Anda secara fisik. Tetapi Anda dapat mengenal siapa Dia melalui Alkitab, melihat apa yang telah dijanjikan-Nya, dan memilih untuk memercayai-Nya.

Iman bukan berpura-pura bahwa tangga itu tidak gelap. Iman adalah memercayai Dia yang menyertai Anda di dalam kegelapan.

Seperti Apa Bunyi Iman?

Kadang iman adalah doa yang sangat sederhana:

“Yesus, aku tidak dapat melihat apa yang akan terjadi. Aku tidak mengerti semua ini. Mungkin aku takut, tetapi aku percaya Engkau mengasihiku. Aku menyerahkan diriku ke dalam tangan-Mu. Tolong pimpin aku, tolong aku, dan peganglah aku.”

Anda tidak perlu kata-kata yang sempurna. Anda tidak perlu pengertian yang sempurna. Anda memercayai Yesus, bukan memercayai kemampuan Anda menjelaskan segalanya.

Bagaimana Jika Iman Saya Terasa Kecil?

Yesus berbicara tentang iman yang sekecil biji sesawi. Iman yang kecil, yang ditaruh pada Juruselamat yang dapat dipercaya, tetaplah iman.

“Jika kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi...” — Matius 17:20 (TB)

Anda tidak perlu menciptakan iman yang besar dulu sebelum datang kepada Yesus. Mulailah dengan iman yang Anda miliki. Ceritakan kepada-Nya keraguan, ketakutan, dan pertanyaan Anda. Mintalah Dia menolong Anda memercayai-Nya.

Iman Lebih dari Sekadar Mengetahui Fakta

Anda bisa mengetahui fakta tentang Yesus tanpa benar-benar memercayai-Nya. Iman melangkah satu tahap lebih jauh. Iman berarti bergantung kepada-Nya secara pribadi.

Bedanya seperti antara tahu bahwa seseorang bisa menangkap Anda dan benar-benar melompat karena Anda percaya bahwa ia akan menangkap Anda.

Iman Kristen bukanlah iman kepada iman itu sendiri. Obyek iman kita adalah Yesus Kristus.

“Sebab oleh kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,” — Efesus 2:8 (TB)

Iman tidak membuat Anda layak diselamatkan. Keselamatan adalah karunia Allah. Iman adalah menerima karunia itu dengan memercayai Yesus Kristus.

Anda Dapat Memulai Tepat di Tempat Anda Berada

Jika Anda tidak yakin imannya cukup kuat, mulailah dengan jujur kepada Yesus. Anda dapat berkata, “Yesus, aku ingin memercayai Engkau. Tolonglah aku memercayai Engkau.”

Anda tidak harus melihat seluruh tangga. Anda hanya perlu memercayai Dia yang memanggil Anda.

Kenali Yesus · Pelajari cara berdoa · Pelajari tentang diselamatkan · Pelajari tentang melawan kejahatan rohani dan perlengkapan senjata Allah